Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

Masukkan Kode Menu Di Sini

Olimpiade 2016, Bulutangkis Indonesia Diprediksi Gagal Total

Olimpiade 2016, Bulutangkis Indonesia Diprediksi Gagal Total - Salah satu sebabnya, pengurus PBSI tidak mau terbuka terhadap masukan-masukan yang datang dari para pemerhati bulutangkis.


 Bulutangkis Indonesia diperkirakan masih terpuruk pada Olimpiade di Rio De Janeiro, Brasil, 2016 mendatang. Pasalnya, keterpurukan prestasi dari cabang tepok bulu itu sudah terlampau kronis.

Hal itu dilontarkan mantan Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PB PBSI, Hadi Nazri di sela-sela acara buka bersama di Candra Wijaya International Badminton Center, Senin (6/8).

"Belum tentu lima tahun lagi kita bisa. Siapa yang bisa mengatasi Chen Jin dan Li Xuerui ke  depannya?" ujar Hadi

Selain Hadi, sejumlah mantan pemain nasional, termasuk Candra Wijaya turut mengritik prestasi minus tim bulutangkis Indonesia.

Peraih emas Olimpiade Sydney 2000 pada nomor ganda putra itu menilai kegagalan Indonesia merupakan akumulasi masalah yang dihadapi PBSI saat ini. Belum lagi sikap pengurus PBSI yang tidak terbuka terhadap masukan-masukan yang datang dari para pemerhati bulutangkis.

"Harusnya mereka bisa lebih terbuka terhadap masukan-masukan positif demi prestasi," ujarnya.

Candra juga melihat mendesaknya regenerasi di kalangan pemain yang menghuni pemusatan latihan nasional saat ini. Seleksi, kata dia, bisa dimulai di  dalam pelatnas lebih dahulu.

"Cari pemain yang benar-benar berkualitas dunia," ujarnya.

Tak hanya di kalangan pemain, regenerasi juga perlu dilakukan di kalangan pelatih. Mantan-mantan pemain yang masih muda dan berprestasi dunia,  ujar Candra, bisa direkrut sebagai pelatih.

"Cina melakukan itu. Lihat saja pelatih tunggal putri mereka [Zhang Ning] peraih medali emas Olimpiade. Itu bentuk penghargaan yang tinggi bagi mantan pemain, sekaligus mengangkat prestasi yang muda-muda," ujar Candra.

Dia mencontohkan Richard Mainaky, Pelatih Ganda Campuran pelatnas saat ini, seharusnya tidak lagi langsung turun tangan melatih pemain.

"Dengan kapasitas Richard, dia harusnya sudah menjadi pengawas pelatih," tukas Candra.

Masalah yang dihadapi bulutangkis tanah air makin pelik dengan minimnya dukungan dari pemerintah.

Candra khawatir keterpurukan prestasi akan berakibat buruk untuk bulutangkis Indonesia ke depannya.

"Berpengaruh terhadap datangnya sponsor dan industri bulutangkis nantinya," kata dia.

Sumber : http://www.beritasatu.com 

 

Mengenai Saya

Popular Posts

SELAMAT DATANG DI BLOG INI....
Saat ini saya sedang mencoba ikut beberapa kontes SEO untuk menguji pengetahuan saya tentang SEO...Mohon dukungan teman-teman untuk artikel saya yang ada pada menu di atas ya...

Artikel Terbaru

FBI-BET.COM TARUHAN BOLA CASINO SBOBET ONLINE BONUS 100% ALL PRODUK
kontes SEO fbi-bet.com taruhan bola casino sbobet online bonus 100% all produk mempertandingkan posisi banner pada Google Image Search. Mohon dukungannya

attribut